Mempersiapkan Pensiun di Usia Muda dengan Metode the 4% Rule

Mempersiapkan Pensiun di Usia Muda dengan Metode the 4% Rule

  • Diposting oleh:
  • Diposting pada:
  • Kategori:
    PendidikanPendidikan
  • Sistem:
    Tidak diketahui
  • Harga:
    USD 0
  • Dilihat:
    96 views

[ad_1]

Mempersiapkan Pensiun di Usia Muda dengan Metode the 4% Rule

Siapa yang tidak ingin pensiun di usia muda? Keinginan untuk bisa pensiun sebelum usia 50 bahkan 40 tahun sudah mulai banyak digaungkan di kalangan millennials. Sebuah ide di mana seseorang sudah matang dari segi finansial sehingga tidak perlu lagi menghabiskan waktu di kantor tentunya sangat menyenangkan saat dibayangkan.

Mempersiapkan Pensiun di Usia Muda dengan Metode the 4% Rule

Pensiun dini bukanlah suatu hal yang tabu dan mustahil dilakukan, namun perlu perencanaan yang sangat matang. Apapun strategi yang Anda pilih untuk menyiapkan pensiun Anda, pastikan dana yang nanti Anda kumpulkan cukup untuk membiayai hidup Anda selama 30, 40, atau hingga 50 tahun ke depan.

Merencanakan Pensiun dengan Metode the 4% Rule

Dari halaman InvestBro mengatakan The 4% rule adalah suatu aturan yang muncul dalam sebuah paper yang dipublikasikan pada tahun 1998 oleh 3 profesor di Universitas Trinity Amerika Serikat. Studi yang akhirnya diberi nama Trinity Study ini merupakan kelanjutan dari penelitian serupa di tahun 1994 yang dilakukan oleh William Bengen.

Berapa jumlah yang harus dikumpulkan sebelum pensiun, berapa persen uang yang bisa diambil tiap tahunnya setelah pensiun, dan berapa lama dana pensiun tersebut bisa bertahan adalah highlight dari penelitian ini.

Berdasarkan Trinity Study, dalam menentukan berapa jumlah dana yang dibutuhkan untuk pensiun, kita harus mengalikan pengeluaran tahunan kita hingga 25 kali.

Contoh, jika seorang pekerja memiliki pengeluaran tahunan Rp180.000.000,- angka tersebut dikali dengan 25 tahun, sehingga didapatlah angka 4,5 milyar rupiah. Angka ini merupakan dana yang harus dikumpulkan seseorang sebelum pensiun.

Setelah menghitung besaran dana pensiun, studi ini menjelaskan bahwa untuk bisa menikmati uang tersebut hingga akhir, kita hanya boleh mengambil (withdraw) uang yang sudah kita kumpulkan tersebut sebesar 4% dari total dana pensiun di tahun pertama dan setelahnya ditingkatkan secara proporsional mengikuti tingkat inflasi.

Angka 4% dalam studi ini didapat dari asumsi bahwa seseorang menginvestasikan dana pensiunnya dengan komposisi 50/50 (50% saham 50% obligasi) dan mendapat imbal hasil sebesar 7% per tahun, kemudian dikurang tingkat inflasi yang diasumsikan adalah 3%.

Keakuratan the 4% Rule untuk Merencanakan Pensiun di Usia Muda

Hingga saat ini, the 4% rule dan Trinity Study masih terus dipelajari oleh banyak praktisi keuangan di berbagai negara. Perdebatan mengenai keakuratan metode ini pun masih terjadi sampai sekarang.

Meskipun bisa dijadikan sebagai kaidah dasar dalam menentukan dana pensiun, metode ini tetap memiliki kekurangan di antaranya:

  • Tidak memperhitungkan tingkat inflasi
  • Angka 25 tahun kurang cocok digunakan untuk yang ingin pensiun dini
  • Aturan ini tidak mempertimbangkan keadaan darurat seperti pandemi
  • Studi dilakukan di Amerika yang memiliki kondisi perekonomian berbeda dengan Indonesia.

Metode Trinity Study ini harus diakui masih memiliki banyak celah, tapi bukan berarti tidak dapat digunakan sama sekali. 

Dengan menggunakan hitungan sederhana dan mempertimbangkan aspek-aspek tambahan lainnya, kira-kira kita bisa mendapatkan hasil berikut :

Asumsikan saat ini Anda berusia 25 tahun dan berencana untuk pensiun di usia 40 tahun. Anda memiliki waktu 15 tahun untuk mempersiapkan dana pensiun.

Jika pengeluaran bulanan Anda adalah Rp15.000.000,- lalu dikali 12 bulan, maka didapat pengeluaran tahunan Anda adalah Rp180.000.000,-.

Setelah pensiun, Anda hanya akan bergantung pada uang pensiun hingga meninggal. Asumsikan Anda akan hidup hingga usia 72 tahun (angka ini berdasar angka harapan hidup Indonesia), sehingga Anda membutuhkan uang untuk meng-cover diri Anda selama 32 tahun.

Sekarang mari kita hitung kebutuhan dana pensiun untuk 32 tahun ke depan setelah Anda pensiun dengan memasukkan besaran rata-rata inflasi Indonesia.

  • Pengeluaran per tahun (saat ini) = Rp180.000.000,-
  • Dana pensiun untuk 32 tahun = Rp5.760.000.000,-
  • Inflasi = 4%

Dana pensiun untuk 32 tahun (15 tahun kemudian setelah inflasi) = Rp10.373.434.592,-

Dengan total 10 milyar tersebut, jika mengikuti the 4% rule, Anda akan bisa hidup dengan nyaman selama 32 tahun setelah pensiun jika Anda mengambil 4% dari total dana pensiun setiap tahunnya (dalam kasus ini sekitar 400 juta rupiah per tahun).

Menyiapkan Dana Pensiun

Setelah inflasi, diketahui pengeluaran tahunan Anda naik hingga dua kali lipat. Dari mana Anda bisa memenuhi angka tersebut? Berapakah jumlah yang Anda harus investasikan tiap bulannya?

Dengan asumsi Anda akan menginvestasikan dana pensiun Anda pada instrumen saham dengan return rata-rata per tahun 12%, maka untuk bisa sampai ke angka tersebut, Anda harus menginvestasikan setidaknya 22 juta rupiah per bulan hingga usia Anda mencapai 40 tahun.

Perhitungan ini tentulah tidak bersifat mutlak karena banyak sekali faktor tak terduga di masa depan yang dapat mempengaruhi kondisi ekonomi Anda atau negara. Namun setidaknya Anda memiliki gambaran kasar untuk mulai mengatur strategi agar bisa pensiun di usia muda.

[ad_2]

Source link : naminakiky.com


Rating

0

( 0 Votes )
Silahkan Rating!
Mempersiapkan Pensiun di Usia Muda dengan Metode the 4% Rule

No votes so far! Be the first to rate this post.

Karena anda menemukan software ini berguna...

Follow us on social media!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.