Mobil yang Cocok Dijadikan Ambulance

Mobil ambulance memegang peranan penting dalam kehidupan kita. Tanpanya, kita tak akan bisa membawa seseorang yang dalam keadaan kritis ke rumah sakit. Ambulance sendiri sebetulnya tak hanya dimiliki oleh rumah sakit. Beberapa organisasi dan lembaga kemanusiaan pun juga memilikinya.

Di artikel ini, kami bakal memberikan beberapa informasi menarik soal ambulance. Mulai dari definisi sampai rekomendasi mobil yang cocok dijadikan ambulance. Sejumlah informasi itu bisa Sahabat simak sebagaimana berikut ini!

Definisi Ambulance

Secara bahasa, ambulance berasal dari bahasa Latin ambulareyang artinya “bergerak atau berjalan”. Penggunaan nama tersebut terinspirasi dari langkah perawatan pasien yang dibawa oleh ambulance.

Secara umum, ambulance bisa didefinisikan sebagai kendaraan yang dilengkapi peralatan medis. Kendaraan tersebut nantinya bakal dipakai untuk mengangkat orang yang sakit atau terkena kecelakaan.

Selain dilengkapi peralatan medis di dalamnya, ambulance juga dilengkapi beberapa fitur di bagian eksteriornya. Fitur-fitur tersebut adalah lampur rotator dan sirine. Dua fitur itu bisa membantu ambulance untuk membuat ambulance bisa menerobos kemacetan. 

Saat sirine dua fitur itu dipakai, maka kendaraan-kendaraan lain yang menghalangi ambulance harus segera menyingkir. Ambulance sendiri termasuk salah satu kendaraan yang boleh melanggar rambu lalu lintas, termasuk lampu merah.

Sejarah Ambulance

Ambulance sendiri sudah ada sejak abad ke-14. Saat rumah sakit lapangan masih berjaya. Pada awalnya, ambulance masih berupa gerobak yang ditarik oleh kuda. Gerobak itu berisi berbagai alat medis yang dipakai saat itu. Seperti pompa perut, bidai, brendi, dan morfin.

Saat itu, ambulance hanya dipakai untuk mengangkut tentara perang yang terluka. Tentara tersebut lantas dibawa ke rumah sakit. Jika tidak, ambulance itulah yang justru mendatangkan para tenaga medis ke tentara yang terluka itu.

Semenjak tahun 1800-an, ambulance pun mulai mengalami sejumlah perkembangan, hingga seperti sekarang. Saat ini, ambulance umumnya berbentuk mobil berwarna putih. Di luar negeri, ambulance tak hanya berbentuk mobil semata. Ada pula ambulance yang bentuknya helikopter.

Pihak Pemilik Ambulance di Indonesia

Di Indonesia, ambulance tak hanya dimiliki oleh pihak rumah pemerintah atau swasta saja. Beberapa instansi atau lembaga kesehatan dan kemanusiaan pun juga memilikinya. Semisal Basarnas, pemadam kebakaran, PMI, dan juga Puskesmas.

Fungsi Ambulance

Secara umum, fungsi utama ambulance adalah membawa pasien dari satu lokasi ke rumah sakit. Pasien yang dibawa sendiri bisa pasien yang terkena penyakit parah atau mereka yang mengalami kecelakaan di jalan.

Namun, secara rinci, ambulance punya fungsi yang lebih spesifik lagi. Fungsi yang spesifik itu sangat tergantung dari jenis ambulance itu sendiri. Di Indonesia, ambulance terbagi atas tiga jenis. Ambulance Gawat Darurat, Ambulance Transport, serta Kereta Jenazah adalah ketiganya.

Ambulance Gawat Darurat

Jenis ambulance bernama lain medical emergency ini berfungsi untuk mengantar pasien yang keadaannya sangat kritis. Semisal korban kecelakaan lalu lintas yang terluka sangat parah. Di beberapa kota di Indonesia,  jenis ambulance ini bisa diakses secara gratis, bila ada kebutuhan darurat. 

Ambulance gawat darurat sendiri dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni ambulance gawat darurat general dan khusus. Tidak banyak perbedaan drastis di antara keduanya. Adapun letak perbedaannya hanya ada pada perlengkapan medis khusus yang hanya ada pada ambulance gawat darurat khusus.

Apa pun jenisnya, ambulance gawat darurat harus berisi dua personel. Personel pertama adalah pengemudi yang sudah terlatih dan punya pengetahuan Basic Life Support (BLS). Adapun personel kedua adalah petugas ambulans dan perawat yang sudah punya keahlian life saving.

Ambulance Transport

Berbeda dari dua jenis ambulance sebelumnya, jenis ambulance ini cenderung lebih ringan dari segi muatan. Ambulance ini tidak membawa jenazah atau pasien yang kondisinya parah. Ambulance ini hanya mengantar pasien yang hendak melakukan pengobatan di suatu tempat. Entah rumah sakit ataupun klinik.

Ambulance transport bisa berbentuk apa Entah itu mobil van, mobil standar, atau bahkan motor dan kuda. Bentuk ambulance transport sendiri sangat tergantung dari wilayah ambulance itu berasal. Misalnya jika daerah tersebut sulit diakses dengan kendaraan roda empat, maka ambulance transport bisa berbentuk motor ataupun kuda.

Saat ini, ada jenis ambulance transport baru yang beredar di masyarakat. Charity Ambulance adalah yang kami maksud. Jenis ambulance ini umumnya dimiliki oleh lembaga non-profit (semisal LSM) dan lazim digunakan untuk kegiatan charity.

Mobil yang Cocok untuk Ambulance

Saat ini, sudah ada banyak mobil yang cocok dipakai sebagai mobil ambulance. Utamanya ambulance jenis transport. Biasanya, mobil yang lazim dipakai adalah mobil bertipe minibus.

Hal itu wajar karena tipe mobil semacam itu cocok karena kapasitas ruangnya yang luas. Cocok untuk menampung pasien beserta alat medis yang dibutuhkan. Di antara sejumlah mobil minibus yang ada, Luxio dan GranMax MB adalah dua mobil yang tergolong recommended.

Luxio

Ini merupakan minibus keluaran Daihatsu yang sedari awal memang dirancang sebagai mobil penumpang. Maka tak heran, bila mobil ini lazim dipakai untuk kepentingan transportasi umum, termasuk dijadikan ambulance.

Di Indonesia, Luxio tersedia dalam tiga tipe, yaitu D, M, dan X. Tipe D merupakan tipe paling standar pada Luxio. Adapun M dan X adalah tipe Luxio yang lebih canggih dari segi fitur.

Jika Sahabat hendak menjadikan Luxio sebagai ambulance transport, tipe M dan X adalah yang paling recommended. Pasalnya, tipe ini punya jok deret kedua yang bisa digeser. 

Kedua tipe tersebut juga dilengkapi alas dan jaring yang cocok dipakai untuk barang untuk menyimpan alat medis. Di pasaran, Luxio dijual dengan kisaran harga Rp 204 juta – Rp 233 juta.

Gran Max MB

Seperti halnya Luxio, minibus satu ini juga merupakan produk karya Daihatsu. Mobil ini mulanya hanya ditujukan sebagai mobil komersial. Namun, semakin ke sini, Gran Max MB juga bisa difungsikan sebagai mobil ambulance.

Hal itu tak lepas dari bagian dalamnya yang luas. Cocok untuk menampung pasien yang ataupun jenazah. Ada dua tipe dari Gran Max MB, yaitu blind van dan juga passenger car. Jika hendak menjadikan mobil ini sebagai ambulance, maka tipe passenger car layak untuk dipilih.

Seperti halnya Luxio, jok kursi bagian belakang mobil ini juga bisa dilepas. Sahabat hanya perlu memutar beberapa bagian bautnya saja. Hanya saja, jok belakang pada Gran Max MB bisa Sahabat atur dengan posisi saling berhadapan atau semuanya menghadap ke depan.

Gran Max MB sudah dilengkapi dengan VVT-i yang bikin penggunaan bahan bakarnya jadi lebih irit. Gran Max juga tergolong mudah dari segi perawatan. 

Bagi Sahabat yang butuh mobil ambulance yang irit BBM dan mudah dirawat, Gran Max MB sepertinya cocok untuk dibeli. Harganya sendiri tergolong lebih murah dibanding Luxio. Kurang lebih sekitar Rp 171 juta – Rp 187 juta.

Itulah senarai informasi soal mobil ambulance. Mulai dari definisi hingga mobil yang cocok dijadikan ambulance. Semoga bermanfaat!

Penulis : Anggie Warsito
Sumber : Daihatsu.co.id

Satu pemikiran pada “Mobil yang Cocok Dijadikan Ambulance”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: